Boyang, Rumah Adat Mandar

boyang, gambar oleh kumparan.com

Halo, sodara ! Kalian sudah pernah ke Sulawesi? Kalau diperhatikan lebih detail hampir semua rumah adat di Sulawesi adalah rumah panggung yang semua bahannya terbuat dari kayu. Tak terkecuali, Boyang (rumah adat Mandar) dari Sulawesi Barat. Semua material rumah Mandar ini memakai bahan dari alam, kayu jati, kelapa serta atapnya juga diambil dari daun rumbia. Boyang sangat menggambarkan status sosial atau derajat dalam masyarakat Mandar. Cara melihatnya dari bentuk rumah, semakin megah rumahnya maka dia semakin tinggi derajat sosialnya dan  yang paling menggambarkan status lewat ornamen rumah seperti ukiran melati, teppang di ujung bubungan, ukiran ayam jantan dibagian ujung atap dan yang terakhir ada tumbaq layar.

Rumah Adat Boyang dibagi menjadi beberapa bagian dan nama bagian ini disebut lottang. Lottang utama ada 3 yakni Samboyang, Tangnga Boyang, dan Bui Boyang dan sementara bagiannya lainnya yang merupakan tambahan ada 4 lottang yakni Tapang, Lego-lego, Paceko dan Naong Boyang. Berikut penjelasannya:

1. Samboyang
Samboyang merupakan ruangan yang berada di paling depan, ukurannya agak luas karena jika ada kegiatan atau acara adat biasanya diselenggarakan disini dan ruangan ini juga merupakan ruang tamu atau tempat berkumpul para pria karena biasanya perempuan tempatnya didapur.

2. Tangnga Boyang
Tangnga boyang merupakan ruangan setelah samboyang, tangnga boyang atau tengah rumah adalah ruangan tengah, ukurannya pun cukup luas karena biasanya keluarga berkumpul ditempat ini pada malam hari.

3. Bui Boyang
Bui boyang adalah bagian paling belakang, ada beberapa songi (kamar) khusus yang digunakan oleh penghuni rumah, pembagiannya ada kepala rumah tangga, kakek, nenek, anak gadis, anak bujang dan ukuran kamarnya bervariasi.

4. Tapang
Tapang atau loteng biasanya digunakan sebagai gudang atau tempat penyimpanan barang, tapang juga sering dijadikan kamar para calon pengantin karena letaknya yang tersembunyi menyimbolkan jika calon pengantin diharuskan menjaga kesuciannya.

5. Paceko
Paceko atau dapur berbeda dengan ruangan lainnya, letaknya menyilang dengan bangunan induknya dan mempunyai lebar yang sama, seperti dapur pada umumnya paceko digunakan sebagai tempat memasak atau menyimpan peralatan masak. Selain tempat masak ada juga bagian dari paceko yakni pattetemeangang (kamar mandi).

6. Lego-Lego
Lego-lego atau teras merupakan bagian paling depan rumah yang beratap namun tidak memiliki dinding, tempat ini biasanya digunakan untuk bersantai pada saat ada waktu senggang seperti pagi dan sore hari.

7. Naong Boyang
Naong Boyang atau kolong rumah merupakan bagian bawah rumah yang beralas tanah, tempat ini dipakai untuk manette' (menenun) yang dilakukan oleh kaum wanita, selain digunakan manette' bisa juga dibuatkan rambang sebagai tempat menyimpan ternak.


Rumah adat Boyang juga menyimpan banyak filosofi didalamnya, diantaranya:
1. Jika diperhatikan lebih jelas ende' (tangga) terdiri dari 2 yakni dibagian depan dan dibelakang. Mengapa ada dibelakang? karena sebagai cadangan untuk keluar rumah karena tangga depan ada samboyang atau ruang tamu apabila ada tamu dan lewat begitu saja adalah ketidaksopanan atau tidak menghargai tamu.

2. Posi' Arriyang atau pusat merupakan penanda tengah rumah dan ini biasanya diletakkan di tiang yang ada di samboyang atau tangnga boyang dan pusat tempat memanjatkan syukuran. Jika orang Mandar biasanya melaut atau merantau biasanya akan memegang posi' arriyang bermakna agar selamat kembali kerumah.

3. Boyang menghadap kearah timur atau ke arah matahari terbit sebagai simbol akan keselarasan kehidupan.

4. Jendela di dinding rumah sebagai pengatur sirkulasi udara yang masuk ke dalam rumah.

5. Rumah Adat ini dihiasi oleh beberapa ornamen, baik itu bagian atap, dinding, tangga, plafon sampai bagian-bagian lainnya.Ornamen tersebut selain berfungsi sebagai hiasan juga mempunyai nilai filosofis yang menjadi identitas dari sosial kemasyarakatan bagi suku Mandar.

Menurut saya, filosofi dalam rumah adat Mandar ini sangat unik yang membuktikan bagian dari kearifan lokal Nusantara. Saya bangga menjadi bagian didalamnya. bagaimana sodara ! Apa kamu juga bangga ? Sampai jumpa di artikel berikutnya ya.

Kata kunci : Boyang, Mandar, Sulawesi Barat.

Sumber referensi:
Rumah Boyang, Rumah Adat Suku Mandar di Sulawesi Barat. https://www.kamerabudaya.com/2017/05/rumah-boyang-rumah-adat-suku-mandar-sulawesi-barat.html




Komentar